Terkenal Ganas dan Besar, Harimau Amur Serang Penduduk Rusia

MOSKOW RUSIA – Spesies harimau terbesar di dunia, harimau Amur, menyerang warga Rusia dan membunuh hewan peliharaannya,

Seperti diberitakan The Sun, Senin (29/1/2024), seorang pria dan hewan peliharaannya dibunuh oleh harimau Amur di wilayah Timur Jauh Rusia dalam sebuah insiden mengerikan yang membuat warga setempat hidup dalam ketakutan.

Rekaman CCTV memperlihatkan situasi beberapa anjing penjaga yang diserang harimau Amur.

Peristiwa itu terjadi setelah Presiden Vladimir Putin melancarkan kampanye pelestarian harimau Amur di habitat aslinya di Rusia timur.

Spesies harimau Amur dilaporkan terancam punah di Rusia, namun populasinya terus bertambah sejak kampanye Putin diluncurkan.

Hingga saat ini, diperkirakan terdapat lebih dari 750 ekor Harimau Amur yang hidup di alam liar. Hewan itu mengembara dan memasuki kota dan desa. Selain berjalan-jalan di sekitar lingkungan, ia juga menyerang warga sekitar.

“Peningkatan serangan ini disebabkan rusaknya habitat harimau Amur akibat penggundulan hutan, perburuan berlebihan, dan demam babi Afrika yang memusnahkan populasi babi hutan (makanan favorit harimau),” kata ahli zoologi Rusia Sergey Kolchin.

Sebelumnya, kantor berita Rusia TASS melaporkan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam 50 tahun terakhir jejak harimau Siberia ditemukan. Ini pertanda populasi harimau Siberia yang terancam punah mulai pulih.

Dinas Kehutanan Rusia menemukan jejak kaki langka di tepi kanan Sungai Aldan di tenggara Sakha pada 24 November 2021. Ahli zoologi mengatakan harimau Amur sulit mendapatkan tempat karena kurangnya hutan gugur dan babi hutan.

“Jejak tersebut menandai masuknya harimau pertama kali ke Yakutia pada abad ke-21, sebenarnya dalam setengah abad terakhir,” kata Viktor Nikiforov, kepala badan amal lingkungan Tigrus, kepada TASS.

Harimau Amur, atau harimau Siberia, merupakan spesies yang dilindungi di Rusia setelah perburuan liar membawa populasinya ke ambang kepunahan pada pertengahan abad ke-20.

“Berkat upaya konservasi yang berkelanjutan, populasi harimau di Timur Jauh Rusia telah berkembang dari 330 individu pada tahun 2005 menjadi lebih dari 600 individu saat ini,” kata Nikiforov.