Mengenal Proses Ekshumasi Anak Tamara Tyasmara Sebelum Jalani Autopsi

Jakarta-

Polisi telah menggali jenazah Dante (6), putra artis Tamara Tyasmara, yang diduga tenggelam di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pemakaman berlangsung di Taman Pemakaman Umum TPU Jeruk Purut, Selasa (06/02/2024), pukul 10.00 WIB. Operasi penyisihan dilakukan tim forensik RS Polri yang diikuti penyidik ​​dan tim Inafis Mabes Polri. Tamara Tyasmara dan ayah Dante, Angger Dimas, hadir dalam sidang penyisihan tersebut.

Proses pemindahan jenazah dilakukan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Kombes Wira Satya Triputra dan Wakil Direktur Utama Jatanras AKBP Rovan Richard Mahenu. Petugas kemudian melakukan autopsi terhadap jenazah tersebut. Kini polisi menunggu hasil penyelidikan laboratorium forensik mengenai penyebab kematian Dante.

Sebenarnya, apa itu penggalian?

Dikutip dari jurnal Fakultas Kedokteran Unsrat tahun 2017, penggalian jenazah merupakan suatu perbuatan kedokteran yang dilakukan menurut hukum untuk membuktikan suatu tindak pidana dengan cara membuang jenazah.

“Pada prinsipnya prosedur yang dilakukan dalam situasi ini harus dilakukan secepat dan setepat mungkin,” jelas para ahli.

“Peranan dokter sangat penting dalam penggalian makam, yaitu dokter sebagai saksi harus hadir sejak saat penggalian kuburan sampai dengan pemeriksaan jenazah yang dihilangkan dan sampai pada kesimpulan dari temuan tersebut. studi penggalian, dan apakah bisa ditelusuri penyebab kematiannya,” lanjut penjelasan penghapusan tersebut dalam buku harian tersebut. .

Secara umum, proses otopsi diyakini efektif dalam mengungkap penyebab kematian pada banyak kasus. Selain itu, Tamara berharap otopsi dapat memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai penyebab kematian putranya. Ia mengaku akan menunggu proses penyelidikan polisi. Tonton video “WHO kirim pasukan trauma ke RS Al Aqsa Gaza” (hisap/isap)